Jumat, 23 Mei 2014

Tips dan Trik Mengambil Boneka Timezone


Siapa yang tidak kenal dengan mainan yang satu ini. Mainan ini merupakan salah satu mainan yang ada di wahana bermain Timezone atau zona game lainnya. 

Bisa dikatakan bahwa mainan ini merupakan salah satu jenis “candu” yang membuat kita ketagihan bila sudah memainkannya. Banyak sekali jenis mainan disana dan salah satunya yaitu mengambil boneka dengan capitan atau biasa disebut Claw Machine.

Memang asyik bila bermain permainan ini dengan pasangan karena terlihat mudah dari luar, dan kita berharap bisa memberikan boneka kita untuk pasangan kita, namun jika kalian memainkan maka akan terasa sulit dan timbul rasa penasaran dan tanpa sadar dompet kalian sudah terkuras hanya demi permainan ini.

Saya punya tips agar kalian bisa mendapatkan boneka yang ada didalam permainan ini.

Sabar
Yang pertama yatu sabar. Sabar disini berarti kalian harus memperhatikan dan mengatur strategi apakah ingin memainkan permainan yang menggunakan dua capitan atau tiga capitan. Karena masing-masing mempunyai persentase keberhasilan yang berbeda-beda. Selain itu pelajari petunjuk yang ada pada tombol permainan, jangan sok tahu dan terburu-buru.

 
Pilih Boneka yang Memungkinkan
Untuk mengambil boneka janganlah terbawa nafsu, carilah boneka-boneka yang persentase tersangkutnya capitan yang tinggi, seperti boneka yang mempunyai kaki empat atau mempunyai bentuk yang rumit seperti gambar diatas. 

Boneka diatas bisa diambil dengan dua capitan maupun tiga capitan. Jika kalian memainkan mesin dua capitan hindari mengambil boneka misalnya berbentuk buah-buahan seperti pisang dan apel, karena itu akan sangat sulit sekali.

 
Cari Boneka yang Bebas
Lihat tanda panah pada gambar. Jangan mudah tergiur dengan besarnya boneka atau jangan terlalu pilih-pilih boneka, karena ini akan merugikan kalian. Bisa kita lihat, boneka pada gambar berada diantara boneka-boneka yang lain sehingga sudah pasti ia terjepit dan akan sangat sulit terangkat, karena capitan biasanya tidak mencapit secara kencang, hanya bergerak menutup jadi tidak akan kuat mencapit boneka yang berada diposisi terjepit seperti itu.

 
Nah disinilah maksud dari pilih boneka yang bebas. Sebaiknya kalian mencari boneka yang posisinya terbebas seperti gambar diatas, karena boneka yang tidak terjepit atau bahkan tidak bersentuhan dengan boneka-boneka lainnya selain lebih mudah diangkat, ia tidak akan tersenggol dengan boneka lain yang bisa menyebabkan boneka tersebut jatuh karena tersenggol.

Nah itulah tadi tips dan triknya, silahkan mencoba dan sering-seringlah berlatih agar akurasi dari jatuhnya capitan tepat sasaran boneka yang dituju. Good Luck Guys

Kamis, 03 Januari 2013

Trik Tendangan Bebas Ala Cristiano Ronaldo



Cristiano Ronaldo adalahsalah satu pemain sepak bola yang paling saya sukai karena keterampilannya dalam bermain bola. Bola jika sudah berada dikakinya, terlihat seperti tidak dikontrol dengan kakinya melainkan dengan pikirannya.

Cristiano Ronaldo yang mulai bersinar namanya dibawah naungan pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson dan kini ia bermain di Real Madrid, mempunyai berbagai kelebihan dibandingkan pemain lain, salah satunya yaitu dalam mengeksekusi tendangan bebas.
Nah. Saya ada sedikit tips dan trik bagi kalian penggemar sepak bola yang ingin mempunyai tendangan bebas layaknya Cristiano Ronaldo ini:

Senin, 22 Oktober 2012

Hikmah Dari Film Si Doel Anak Sekolahan


Siapa yang tidak kenal dengan sinetron yang satu ini. Sinetron yang mulai booming pada tahun 90’an ini dikemas dengan kesederhanaan dan sinetron ini memang menjadi salah satu sinetron yang selalu dikenang sepanjang masa. 

Ceritanya berkisah tentang perjuangan seorang anak betawi yaitu “Doel” yang merupakan anak pertama dari keluarga Sabeni menuntut ilmu disebuah Universitas. Pada jamannya saat itu sangatlah sulit untuk masyarakat Indonesia menyekolahkan anaknya di Universitas. 

Meskipun keluarga Doel hidup dengan kesederhanaan namun tidak mengurungkan niat Babeh agar salah satu anaknya menjadi “orang”, karena pada waktu itu banyak anggapan bahwa anak betawi tidak pernah mempunyai pendidikan yang tinggi, pada saat itu sudah cukup bagi anak betawi bisa baca dan hitung, dan tulis. Namun hanya dengan keahlian itu tidak mempunyai masa depan yang cukup cerah dan Sabeni ingin membuktikan itu lewat Doel.

View